Proyek Tembok Penahan Tanah Tanpa Papan Informasi, Warga Pertanyakan Transparansi
Proyek Tembok Penahan Tanah Tanpa Papan Informasi, Warga Pertanyakan Transparansi
Penulis: Bakhtiar Sigalinggging - Pimred BONGKARR.COM
RANCABALI, KAB BANDUNG | Minggu, 3 Mei 2026 | 8.20 WIB -
Hasil pemantauan tim media BONGKARR.COM di lapangan pada Minggu (3/5/2026) menemukan adanya pekerjaan pembangunan tembok penahan tanah di lingkungan permukiman warga yang diduga belum dilengkapi papan informasi proyek.
Dalam pantauan tersebut, pekerjaan konstruksi terlihat sudah hampir rampung. Namun, tidak ditemukan papan proyek yang lazimnya memuat informasi penting seperti sumber anggaran, nilai proyek, volume pekerjaan, serta waktu pelaksanaan.
Sejumlah warga sekitar mengaku tidak mengetahui asal-usul proyek tersebut. Mereka berharap adanya keterbukaan informasi agar masyarakat dapat mengetahui detail kegiatan pembangunan di lingkungannya.
“Kami tidak tahu ini proyek dari mana, anggarannya berapa, dan kapan selesainya. Harusnya ada papan proyek supaya jelas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, salah satu pekerja di lokasi menyampaikan bahwa pembangunan tersebut memiliki spesifikasi lebar penampang atas sekitar 40 cm, dengan tinggi mencapai kurang lebih 2 meter hingga ke bagian pondasi. Ia juga menyebutkan bahwa pekerjaan lapangan dikoordinasikan oleh seseorang bernama Asep.
Namun, terkait belum terpasangnya papan proyek, pekerja tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan keterlambatan pemasangan, meskipun progres pekerjaan disebut sudah mendekati tahap akhir.
Dugaan Pelanggaran Keterbukaan Informasi
Ketiadaan papan proyek di lokasi pekerjaan berpotensi melanggar prinsip transparansi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dalam regulasi tersebut, setiap badan publik wajib menyediakan informasi yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan kepada masyarakat, termasuk dalam kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran negara.
Selain itu, keterbukaan informasi proyek juga menjadi bagian dari prinsip akuntabilitas publik guna mencegah potensi penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan.
Harapan Warga
Warga berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait segera memasang papan informasi proyek agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas detail kegiatan tersebut. Transparansi dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik serta memastikan proyek berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait proyek tersebut.(*)