Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur 4 Tewas, Jalur Lumpuh Total

 Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur 4 Tewas, Jalur Lumpuh Total


Penulis: Herdy R

KOTA BEKASI | BONGKARR.COM | Selasa, 28 April 2026 | 8:36 WIB -

27 April 2026 – Kecelakaan fatal terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan kronologi sementara dari kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat sebuah mobil mogok di pelintasan kereta dekat Stasiun Bekasi Timur. Insiden tersebut menyebabkan perjalanan KRL Commuter Line terganggu dan tidak dapat beroperasi normal.

Sekitar pukul 20.52 hingga 21.00 WIB, KRL Commuter Line dengan nomor perjalanan PLB 5568A relasi Kampung Bandan–Cikarang sedang berhenti sempurna di Jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.


Namun, secara tiba-tiba, rangkaian KA Argo Bromo Anggrek (PLB 4B) relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi melintas dari arah barat (Jakarta) dan masuk ke jalur yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan diduga adanya keterlambatan pengiriman sinyal darurat, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang rangkaian KRL dengan keras.

Benturan hebat mengakibatkan bagian belakang gerbong KRL rusak parah. Bahkan, berdasarkan laporan di lokasi, beberapa bagian gerbong dikabarkan "tembus" akibat terjangan lokomotif kereta jarak jauh tersebut.

Petugas gabungan dari Basarnas, pemadam kebakaran, TNI dan kepolisian segera dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang yang terjebak di antara puing-puing gerbong.

Hingga berita ini diturunkan, data terbaru mengonfirmasi adanya 4 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Para korban luka-luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, yaitu RS Bella, RS Siloam Bekasi Timur, RS Primaya Bekasi Timur, dan RSUD Kota Bekasi.

Akibat kecelakaan ini, perjalanan kereta di jalur Bekasi–Cikarang dipastikan lumpuh total sementara waktu hingga proses evakuasi dan penyelidikan selesai dilakukan.

KAI dan pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, terutama soal sistem sinyal dan komunikasi antara dua kereta yang berada di jalur yang sama. Pihak keluarga korban diimbau untuk menghubungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.(*)




Postingan populer dari blog ini

Papan Proyek SPAM Desa Panundaan Diduga Tak Transparan, APD dan K3 Jadi Sorotan

Heboh!! Pengakuan Beberapa Pengusaha Diduga Ditipu Melibatkan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Apa Ini Benar?

Pengamanan Ketat Sengketa Lahan Walini, SPBUN: Tidak Ada Aksi Lapangan di Luar Putusan Pengadilan