Prabowo Minta Investasi Dijaga, Hilirisasi Dipercepat, Pemerintah Klaim Stok Energi Nasional Stabil

 Prabowo Minta Investasi Dijaga, Hilirisasi Dipercepat, Pemerintah Klaim Stok Energi Nasional Stabil


Penulis: Bahtiar Sigalingging – Pimred BONGKARR.COM

JAKARTA | Kamis, 12 Feb 2026 | 17.54 WIB – 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan investasi nasional sekaligus mempercepat agenda hilirisasi industri. Penegasan tersebut disampaikan saat Presiden memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden menyoroti pentingnya kepastian hukum sebagai fondasi utama iklim investasi, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral. Pemerintah diminta bersikap tegas namun adil dalam menyikapi setiap persoalan yang berkaitan dengan investasi dan penegakan hukum.https://youtu.be/-49EaUyZGgs?si=bJNQs5DwJtQlAfxK

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa Presiden menginstruksikan agar setiap proyek investasi dievaluasi secara objektif. Investor yang tidak terbukti melakukan pelanggaran diminta tetap dilindungi, sementara pelanggaran yang ditemukan harus ditindak sesuai peraturan perundang-undangan.

Arahan tersebut juga berkaitan dengan evaluasi aktivitas pertambangan di sejumlah daerah, termasuk di Sumatra Utara. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tetap berjalan.

“Presiden menekankan keseimbangan antara penegakan hukum dan keberlanjutan investasi agar stabilitas ekonomi tetap terjaga,” ujar Bahlil.

Selain membahas investasi, rapat terbatas juga menyoroti percepatan program hilirisasi industri yang menjadi agenda strategis pemerintahan Prabowo. Pemerintah mencatat sejumlah proyek hilirisasi telah memasuki tahap pembangunan.

Dari total 18 proyek yang direncanakan, enam proyek telah memulai proses pembangunan, sementara proyek lainnya dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat. Program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperkuat industri nasional.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyampaikan kesiapan pasokan energi nasional menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Ketersediaan BBM dan LPG dipastikan berada dalam kondisi aman dan terkendali.

“Stok energi nasional berada dalam batas aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Bahlil.

Rapat tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan stabilitas ekonomi, kepastian hukum, serta penguatan industri nasional di tengah dinamika global.(*)

Tagar:

#PrabowoSubianto #BONGKARRCOM #KabinetMerahPutih #InvestasiNasional #KepastianHukum #HilirisasiIndustri #EnergiNasional #ESDM #BBMAman #StokEnergi #EkonomiIndonesia #StabilitasEkonomi

Postingan populer dari blog ini

Papan Proyek SPAM Desa Panundaan Diduga Tak Transparan, APD dan K3 Jadi Sorotan

Heboh!! Pengakuan Beberapa Pengusaha Diduga Ditipu Melibatkan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Apa Ini Benar?

Pengamanan Ketat Sengketa Lahan Walini, SPBUN: Tidak Ada Aksi Lapangan di Luar Putusan Pengadilan