Perbedaan Data Pemeliharaan Dana BOS 2025 di SDN Rancagede Perlu Konfirmasi

 Perbedaan Data Pemeliharaan Dana BOS 2025 di SDN Rancagede Perlu Konfirmasi


Penulis:

Bahtiar Sigalingging

Pemimpin Redaksi | BONGKARR.COM

KABUPATEN BANDUNG | Jumat, 13 Feb 2026 | 06.57 WIB — 

Perbedaan data penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025 pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana di SDN Rancagede, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, memerlukan konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut. Perbedaan tersebut terlihat antara data agregat Dana BOS yang ditampilkan secara daring dengan data rinci realisasi belanja yang disertai dokumentasi pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan penelusuran redaksi, pemeliharaan yang dilakukan di sekolah tersebut mencakup penggantian plafon lama dengan plafon baru berbahan GRC serta penggantian sebagian kayu plafon di dua ruang kelas dan area luar bangunan. Kegiatan tersebut diklasifikasikan sebagai pemeliharaan dan tercatat dalam laporan Dana BOS 2025.


Di sisi lain, informasi yang diperoleh redaksi dari keterangan salah seorang guru menyebutkan bahwa ruang kelas yang saat ini dipelihara direncanakan akan masuk program revitalisasi pada tahun 2026. Dan kepala sekolah juga membenarkan bahwa sekolah SDN Rancagede mendapatkan program revitalisasi, menerima informasi  program di terima setelah 2 bulan selesai pemeliharaan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai sinkronisasi perencanaan dan efektivitas penggunaan anggaran, sehingga diperlukan klarifikasi agar publik memperoleh gambaran yang utuh.

Data Dana BOS 2025 (Agregat – Online)

Berdasarkan data Dana BOS yang ditampilkan secara daring, SDN Rancagede tercatat menerima Dana BOS Tahun 2025 sebesar Rp200.160.000 dengan jumlah penerima 417 siswa, yang disalurkan dalam dua tahap. Pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana, tercatat sebagai berikut:

Tabel 1 — Data BOS Online (Agregat)

Tahap

Pos Penggunaan

Nilai

Tahap 1

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

Rp7.730.000

Tahap 2

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

Rp34.288.500

Total 2025

Pemeliharaan Sarpras

Rp42.018.500

Data Rinci Realisasi Pemeliharaan

Sementara itu, berdasarkan data rinci realisasi belanja yang tercatat dalam sistem pencatatan sekolah dan diterima redaksi, terdapat dua transaksi pemeliharaan yang disertai dokumentasi foto pekerjaan.

Tabel 2 — Data Rinci Realisasi (SIMASBOS)

No

Uraian Belanja

Sub Kegiatan

Tanggal

Nilai

1

Belanja bahan bangunan dan konstruksi

Pemeliharaan prasarana bangunan dan ruang

19 Agustus 2025

Rp12.284.000

2

Belanja bahan bangunan dan konstruksi

Pemeliharaan prasarana bangunan dan ruang

6 Oktober 2025

Rp5.185.500

Total realisasi yang teridentifikasi

Rp17.469.500

Perbandingan Data

Perbandingan antara data agregat BOS online dan data rinci realisasi menunjukkan adanya perbedaan nilai, sebagaimana tergambar berikut:

Tabel 3 — Analisis Perbandingan

Uraian

Nilai

Total Anggaran Pemeliharaan (BOS Online)

Rp42.018.500

Total Realisasi Teridentifikasi

Rp17.469.500

Selisih yang Memerlukan Penjelasan

Rp24.549.000

Catatan Redaksi:

Perbedaan ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran, mengingat data BOS online bersifat agregat, sementara data rinci realisasi dapat tercatat bertahap. Namun demikian, penjelasan resmi diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan, realisasi, dan pelaporan.

Permintaan Klarifikasi

Redaksi BONGKARR.COM telah mengajukan permintaan konfirmasi kepada Kepala SDN Rancagede melalui aplikasi WhatsApp pada Kamis, 12 Februari 2026, dengan pokok pertanyaan mengenai kesesuaian data Dana BOS versi online dengan data yang dimiliki pihak sekolah.

Dalam tanggapan singkatnya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa dirinya belum dapat memberikan penjelasan rinci melalui pesan singkat, karena sedang menjalankan kegiatan supervisi dari pengawas, serta mempersilakan redaksi untuk melakukan konfirmasi langsung ke sekolah.

Sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi berencana melayangkan surat konfirmasi tertulis guna memperoleh penjelasan resmi terkait klasifikasi belanja, rincian realisasi, serta sinkronisasi data.

Penutup

Pemberitaan ini disusun berdasarkan data yang tersedia, dokumentasi pendukung, serta konfirmasi terbatas dari pihak sekolah. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak sekolah maupun instansi terkait, agar informasi mengenai penggunaan Dana BOS 2025 dapat disampaikan secara akurat, transparan, dan berimbang.(*)

Postingan populer dari blog ini

Papan Proyek SPAM Desa Panundaan Diduga Tak Transparan, APD dan K3 Jadi Sorotan

Heboh!! Pengakuan Beberapa Pengusaha Diduga Ditipu Melibatkan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Apa Ini Benar?

Pengamanan Ketat Sengketa Lahan Walini, SPBUN: Tidak Ada Aksi Lapangan di Luar Putusan Pengadilan