SMPN 1 Kutawaringin Terlihat Kumuh, Pemeliharaan Dipertanyakan, Penggunaan Dana BOS Jadi Sorotan
SMPN 1 Kutawaringin Terlihat Kumuh, Pemeliharaan Dipertanyakan, Penggunaan Dana BOS Jadi Sorotan
Oleh: Lot Baktiar Sigalingging - Pimred BONGKARR.COM
KABUPATEN BANDUNG | Kamis, 29 Januari 2026 | 11.31 WIB -
Kondisi bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kutawaringin, Kabupaten Bandung, menuai sorotan. Berdasarkan pantauan langsung Tim Bongkarr.com, lingkungan sekolah terlihat kurang terawat dan terkesan kumuh, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kenyamanan dan keselamatan peserta didik, Kamis, (29/01/2026).
Di sejumlah titik bangunan, tim menemukan dinding gedung sekolah yang tampak lama tidak dilakukan pengecatan ulang. Cat terlihat kusam dan mengelupas, mencerminkan minimnya perawatan rutin. Tak hanya itu, beberapa kaca jendela terlihat pecah dan belum diganti, kondisi yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa saat proses belajar mengajar berlangsung.
Selain itu, plafon bangunan sekolah juga tamp recognizing lapuk dan rusak, namun belum terlihat adanya upaya perbaikan atau penggantian. Padahal, kerusakan plafon berisiko menimbulkan kecelakaan jika dibiarkan dalam jangka panjang.
Ironisnya, SMPN 1 Kutawaringin diketahui memiliki jumlah siswa kurang lebih sekitar 1.000 orang, yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah tersebut.
Dana BOS dan Anggaran Pemeliharaan Dipertanyakan
Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim Bongkarr.com berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah, khususnya terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang di dalamnya terdapat alokasi anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.
Namun, saat tim mendatangi sekolah, kepala sekolah tidak berada di tempat. Menurut keterangan salah seorang pegawai sekolah, kepala sekolah disebutkan baru saja keluar dari lingkungan sekolah. Sementara itu, ketika ditanyakan lebih lanjut terkait pihak yang dapat memberikan keterangan mengenai pengelolaan Dana BOS, pegawai tersebut menyampaikan bahwa baik kepala sekolah maupun bendahara sekolah sedang tidak berada di lokasi.
Kondisi tersebut membuat konfirmasi resmi terkait realisasi anggaran pemeliharaan sekolah belum dapat diperoleh hingga berita ini diturunkan.
Butuh Transparansi dan Pengawasan
Sebagaimana diketahui, Dana BOS merupakan anggaran negara yang bersumber dari APBN, yang pengelolaannya diatur secara ketat dan harus dilaksanakan transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu komponen penggunaannya adalah pemeliharaan rutin sarana dan prasarana sekolah, agar lingkungan belajar tetap aman dan layak.
Melihat kondisi fisik SMPN 1 Kutawaringin saat ini, publik wajar mempertanyakan sejauh mana anggaran pemeliharaan tersebut direalisasikan dan apakah telah digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Ajakan Klarifikasi Resmi
Bongkarr.com tidak menuduh pihak mana pun, namun mendorong adanya klarifikasi resmi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan terkait, guna menjawab keresahan masyarakat serta memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan.
Redaksi Bongkarr.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SMPN 1 Kutawaringin, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, maupun pihak terkait lainnya, sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).(*)
Tagar:
#BongkarrCom
#DanaBOS
#TransparansiAnggaran
#PendidikanKabBandung
#SMPN1Kutawaringin
#KontrolSosial
#JurnalismeInvestigatif