Longsor dan Banjir Bandang Terjang Pasirlangu Cisarua KBB, 6 Warga Meninggal, 84 Masih Dicari

 Longsor dan Banjir Bandang Terjang Pasirlangu Cisarua KBB, 6 Warga Meninggal, 84 Masih Dicari


Penulis: Bahtiar Sigalingging - Pimred BONGKARR.COM

BANDUNG BARAT | Sabtu , 24 Januari 2026 | 17.56 WIB – 

Bencana alam berupa longsoran tanah disertai banjir bandang menerjang Kampung Pasir Kuning hingga Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut, menyebabkan material tanah dari perbukitan di kaki Gunung Burangrang longsor dan menyapu permukiman warga.

111 Warga Terdampak, 6 Meninggal Dunia

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan bahwa hingga Sabtu siang, total 111 warga terdampak dalam peristiwa tersebut.

“Data masih bersifat sementara dan terus bergerak. Saat ini tercatat enam orang meninggal dunia, 21 selamat, dan 84 orang masih dalam pencarian,” ujar Nur Awaludin di lokasi kejadian.



Data sementara korban terdampak sebagai berikut:

Total warga terdampak: 111 orang

Korban meninggal dunia: 6 orang

Korban selamat: 21 orang

Korban masih dalam pencarian: 84 orang

Rumah tertimbun longsoran: ± 40 unit

Identitas Korban Meninggal Dunia

Enam korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan seluruhnya dalam kondisi tertimbun material longsor, masing-masing bernama:

Sunarya

Jajang

Nining

Enur

Aah

Rahmat

Evakuasi dan Penanganan Korban

Sebanyak 21 warga yang selamat saat ini mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Pasirlangu, sementara sebagian lainnya telah ditempatkan di posko pengungsian sementara yang disiapkan di kantor Desa Pasirlangu.

Tim gabungan bersama pemerintah desa juga melakukan evakuasi warga yang tinggal dalam radius sekitar 100 meter dari titik longsor, guna mengantisipasi potensi longsor susulan.

“Warga yang rumahnya berada dekat titik longsor kami ungsikan sementara. Keselamatan menjadi prioritas utama,” tegas Nur Awaludin.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan warga, sebelum longsor terjadi terdengar suara gemuruh keras dari arah perbukitan. Material longsor kemudian bergerak dari Kampung Pasir Kuning hingga menghantam permukiman di Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, menimbun puluhan rumah warga.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus berlangsung, meski terkendala kondisi medan yang berat serta material longsor yang masih labil.

Kebutuhan Mendesak Warga

Warga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa:

Makanan siap saji

Selimut

Pakaian layak pakai

Kebutuhan bayi

Sebagian besar harta benda warga dilaporkan hilang atau tertimbun material longsor.

Catatan Redaksi

Berita ini disusun berdasarkan informasi lapangan dan pernyataan resmi pihak berwenang, tanpa opini, spekulasi, atau penghakiman, serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan UU ITE.

Perkembangan selanjutnya akan terus diperbarui sesuai fakta yang terverifikasi.

Penulis : Redaksi BONGKARR.COM

Tagar :

#LongsorCisarua

Postingan populer dari blog ini

Papan Proyek SPAM Desa Panundaan Diduga Tak Transparan, APD dan K3 Jadi Sorotan

Heboh!! Pengakuan Beberapa Pengusaha Diduga Ditipu Melibatkan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Apa Ini Benar?

Pengamanan Ketat Sengketa Lahan Walini, SPBUN: Tidak Ada Aksi Lapangan di Luar Putusan Pengadilan